Bukan Sekadar Hobi, Les Lukis Kini Jadi Terapi Kesehatan Mental yang Diminati

PRAGAAN – Lembaga Seni Budaya Muslimi Indonesia (Lesbumi) MWCNU Pragaan menghadirkan inovasi menarik dalam merespons isu kesehatan mental yang tengah marak belakangan ini. Bukan sekadar mengajarkan teknik dasar seni rupa, Lesbumi NU Pragaan resmi membuka program kelas atau les lukis yang dirancang khusus sebagai media terapi kesehatan mental (art therapy).

Kegiatan positif ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat sore, bertempat di Kantor MWCNU Pragaan. Program ini terbuka bagi siapa saja yang ingin melepas penat sekaligus mengeksplorasi potensi diri lewat goresan warna di atas kanvas.

Melukis sebagai Katarsis Jiwa

Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, tekanan akademis, maupun beban pekerjaan, kesehatan mental kerap kali terabaikan. Memahami fenomena tersebut, Lesbumi NU Pragaan mengemas kelas melukis ini dengan pendekatan yang berbeda. Fokus utamanya bukan mencetak pelukis profesional dalam semalam, melainkan memberikan ruang aman bagi peserta untuk menuangkan emosi yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Pelatih program ini, Sahabat Musyfiq, menjelaskan bahwa seni rupa memiliki kekuatan magis sebagai media katarsis atau penyucian jiwa.

“Saat seseorang mulai mengayunkan kuas dan memilih warna, di situlah proses dialog dengan diri sendiri terjadi. Kami ingin mengubah stigma bahwa les lukis itu kaku. Di sini, melukis adalah sarana rekonsiliasi hati, meredakan kecemasan, dan memulihkan energi positif setelah sepekan beraktivitas,” ujar Sahabat Musyfiq.

Memanfaatkan Ruang Publik NU untuk Kemaslahatan

Pemilihan Kantor MWCNU Pragaan sebagai lokasi pelaksanaan juga bukan tanpa alasan. Lesbumi NU Pragaan ingin menjadikan ruang organisasi sebagai pusat peradaban yang inklusif, ramah, dan solutif terhadap kebutuhan warganya, termasuk dalam aspek kesehatan mental.

Suasana Jumat sore yang tenang di sekitar kantor MWCNU diubah menjadi ruang kreatif yang hangat. Para peserta diajak mematikan sejenak gawai mereka, fokus pada kanvas masing-masing, dan menikmati proses penciptaan karya tanpa perlu takut dihakimi hasilnya.

Respons masyarakat dan kader muda NU terhadap program ini pun sangat positif. Banyak yang menilai kegiatan ini sebagai alternatif ngabuburit atau pengisian waktu luang akhir pekan yang jauh lebih produktif dan menenangkan.

Bagi Anda yang ingin merasakan langsung kedamaian di balik palet warna, kelas lukis bersama Sahabat Musyfiq ini siap menyambut Anda setiap Jumat sore di Kantor MWCNU Pragaan. Karena sejatinya, merawat pikiran dan hati juga merupakan bagian dari merawat titipan Ilahi. (ZIY)

Editor : Fauziyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *