SEKJEN PBNU: 70% MODAL KESUKSESAN ADALAH KEBERANIAN
esoftHMD391x Warta Internasional
Kairo, NUPragaan
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) mesir bekerja sama dengan Griya Jawa Tengah mengadakan seminar kebangsaan yang bertemakan Islam Nusantara dan Masa Depan Ekonomi Idonesia di Aula Griya Jawa Tengah Kairo, Mesir.
Acara yang dilaksanakan pada Senin 16 maret 2015 ini dimulai dari pukul 19.50 sampai dengan pukul 23.00 CLT. Acara tersebut dihadiri lebih dari 60 orang, baik dari pengurus Tanfidziyah maupun Syuriah. Nampak juga beberapa pejabat perwakilan dari Kedutaan Besar Indonesia (KBRI).
Selaku pembicara pada seminar tersebut adalah Sekjen PBNU Dr. KH. Marsudi Syuhud. Selain berbicara mengenai kebangsaan, beliau juga memberikan masukan dalam penyelesaian beberapa problem dan juga motivasi kepada Masisir.
“Anda harus berani, berani apa saja,” tutur Marsudi. Menurut beliau, berani adalah modal utama dalam menggapai kesuksesan. Beliau menambahkan, “70 persen modal kesuksesan adalah keberanian dan selebihnya adalah kemampuan individu.”
Setelah menyampaikan materi, beliau menanggapi beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta. Beberapa pertanyaan bersinggungan dengan tema yang disampaikan, namun tidak sedikit pula yang melenceng dari pembahasan.
Salah seorang peserta seminar mempertanyakan perihal sulitnya mengajukan permohonan bantuan dana pada PBNU. Dengan penuh senyum bapak Marsudi menjawab, “Zaman sekarang meminta-minta itu sudah tidak efektif lagi, yang ada adalah kerja sama serta timbal balik. Bagaimana kita berkarya dengan output, itu yang perlu difikirkan.”
Kunjungan beliau di Mesir kali ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mewakili Indonesia dalam KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Ekonomi di Syarm el-Syeikh Mesir.
:: NUMesir