NU Pragaan — Pimpinan Komisariat (PK) IPPNU Al-Muqri menggelar kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebagai momentum evaluasi sekaligus penegasan bahwa organisasi bukan sekadar tempat mencari nama, melainkan ruang belajar amanah, tanggung jawab, dan keberanian berkembang.
Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus dan anggota tersebut berlangsung khidmat dengan suasana penuh refleksi terhadap perjalanan kepengurusan selama satu periode masa khidmat.
Dalam sambutannya, Pembina PK IPPNU Al-Muqri, Wasilah, menekankan bahwa menjadi pengurus berarti siap memikul tanggung jawab yang lebih besar, bukan hanya hadir membawa status organisasi semata.
“Organisasi bukan tempat numpang nama. Di sinilah mental, tanggung jawab, dan kualitas diri seseorang diuji,” tegasnya.
Ia juga mendorong kader pelajar agar tidak takut berkembang dan berani menunjukkan kemampuan diri di tengah tantangan zaman yang semakin kompetitif. Menurutnya, masa pelajar merupakan fase penting untuk membentuk karakter kepemimpinan, keberanian berpikir, dan kedewasaan sikap.
“Kalau pelajar hanya diam dan takut mencoba, maka ia akan tertinggal. Organisasi harus menjadi tempat melatih keberanian, bukan justru tempat merasa nyaman tanpa proses,” lanjutnya.
LPJ tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan kepengurusan, tetapi juga ruang evaluasi terhadap loyalitas, kedisiplinan, dan keseriusan kader dalam menjalankan roda organisasi.
Sebagai penutup kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah pengurus yang dinilai aktif dan berdedikasi selama masa khidmat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata terhadap organisasi.
Melalui kegiatan ini, PK IPPNU Al-Muqri berharap mampu melahirkan kader pelajar yang tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga memiliki mental tangguh, bertanggung jawab, dan siap menjadi generasi yang terus bertumbuh serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (MQ)
Editor : Khalilurrahman


