May 16, 2026

Pragaan – Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan perkembangan zaman, kader muda Nahdlatul Ulama terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritualitas pesantren. Hal itu tampak dari kelulusan sejumlah santri Pagar Nusa Pondok Pesantren Al Asy’ariyah Misbahul Munir Sentol Daya, Sumenep, sebagai delegasi PAC Pragaan dalam kegiatan Ijazah Kubro yang digelar pada Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang seremonial kelulusan, melainkan bagian dari proses pembinaan mental, spiritual, serta penguatan loyalitas kader dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Di tengah berbagai tantangan terhadap tradisi keagamaan dan budaya pesantren, para santri hadir sebagai generasi penerus yang berupaya menjaga sanad perjuangan ulama sekaligus merawat ajaran para masyayikh.

Dengan penuh khidmat, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhirnya dinyatakan lulus Ijazah Kubro. Momentum tersebut menjadi penanda bahwa tradisi pesantren tetap hidup dan terus melahirkan kader-kader yang siap menjaga agama, budaya, serta marwah organisasi.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Asy’ariyah/Misbahul Munir, K. Abd. Haq, mengaku bangga atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan proses tersebut.

Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan bahwa semangat belajar, kedisiplinan, dan loyalitas santri terhadap perjuangan ulama masih terus terawat.

“Ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi tentang amanah untuk terus menjaga tradisi, akhlak, dan perjuangan yang diwariskan para masyayikh,” tuturnya.

Delegasi PAC Pragaan berharap para santri yang telah dinyatakan lulus dapat menjadi pribadi yang istiqamah, berakhlak, dan siap mengabdi di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Kelulusan Ijazah Kubro ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pesantren tidak hanya melahirkan generasi yang kuat secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menjaga nilai, tradisi, dan perjuangan ke-NU-an di tengah dinamika zaman. (MQ)

Pragaan – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, melakukan kunjungan singkat ke Kantor MWCNU Pragaan, Sabtu (16/5/2026), di sela agenda pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep.

Kedatangan Gus Yahya disambut hangat oleh jajaran pengurus harian MWCNU Pragaan serta warga Nahdliyin yang telah menunggu sejak siang hari di halaman kantor MWCNU.

Dalam sambutannya, Rais Syuriyah MWCNU Pragaan, Abd. Warits Anwar, menyampaikan aspirasi warga Nahdlatul Ulama Pragaan kepada Gus Yahya agar kembali memimpin PBNU pada periode mendatang.

“Kami membawa aspirasi dari warga NU Kecamatan Pragaan untuk disampaikan kepada Gus Yahya: lanjutkan!” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan moral warga Nahdliyin Pragaan terhadap kepemimpinan Gus Yahya di tubuh PBNU yang dinilai membawa semangat pembaruan dan penguatan organisasi.

Pada kesempatan yang sama, Kiai Fathorrahman selaku Mustasyar MWCNU Pragaan turut memimpin doa untuk kesehatan dan keberkahan Gus Yahya dalam menjalankan amanah organisasi.

Kunjungan singkat tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Meski hanya sebentar, momentum itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga NU Pragaan karena dapat menyambut langsung Ketua Umum PBNU di kantor MWCNU Pragaan.

NU Online Pragaan resmi diluncurkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, pada Sabtu (16/5/2026). Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pelepasan balon di halaman Kantor MWCNU Pragaan.

Kehadiran NU Online Pragaan menjadi catatan tersendiri dalam pengembangan media digital Nahdlatul Ulama. Media ini tercatat sebagai NU Online pertama di Jawa Timur untuk tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), sekaligus menjadi NU Online tingkat MWC kedua di Indonesia.

Direktur NU Online Pragaan, Ach Khalilurrahman, menyampaikan bahwa kehadiran media tersebut diharapkan mampu menjadi ruang dakwah dan penyebaran informasi yang membawa nilai-nilai positif di tengah perkembangan dunia digital.

“NU Online Pragaan siap meramaikan dunia maya dengan pemberitaan yang positif ala Ahlussunah wal Jamaah,” ujarnya.

Menurutnya, media digital memiliki peran penting dalam membangun narasi keislaman yang moderat, ramah, dan menyejukkan. Karena itu, NU Online Pragaan diharapkan dapat menjadi wadah informasi sekaligus media edukasi masyarakat berbasis nilai-nilai ke-NU-an.

Peresmian tersebut juga menjadi penanda keseriusan warga Nahdlatul Ulama di Pragaan dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya di bidang jurnalistik digital.

Dengan hadirnya NU Online Pragaan, diharapkan dakwah dan informasi keislaman ala Ahlussunah wal Jamaah semakin luas menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda di ruang digital. (Zan)

Editor : Ach Fauzi