IPPNU

Pragaan — LPI Arrahmah Jaddung resmi melaunching kegiatan AKSARA 2026 (Ajang Kreasi Siswa Arrahmah) sebagai wadah pengembangan kreativitas dan bakat siswa-siswi Arrahmah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi MI, MTs, dan MA Arrahmah Jaddung dengan penuh semangat dan antusiasme.

Kegiatan dibuka oleh K. Fazabinal Alim selaku jajaran pengasuh LPI Arrahmah Jaddung. Pembukaan berlangsung khidmat dan menjadi awal dimulainya kegiatan mingguan AKSARA yang diharapkan mampu menjadi ruang kreativitas dan pengembangan potensi siswa.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PK IPPNU Arrahmah, Nailatul Izzah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan AKSARA. Ia juga berharap seluruh siswa-siswi aktif dalam setiap kegiatan lembaga selama kegiatan tersebut memberikan manfaat dan dampak positif, termasuk kegiatan mingguan seperti AKSARA ini.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh K. Fazabinal Alim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan AKSARA adalah untuk menggali bakat dan potensi siswa-siswi Arrahmah agar terus berkembang melalui kegiatan yang kreatif dan bermanfaat.

Beliau juga menyampaikan pesan motivasi dengan mengangkat ungkapan “Syubbanul yaum rijalul ghad” yang berarti pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Menurut beliau, mempersiapkan generasi emas harus dimulai sejak dini.

“Kalau mau menjadi orang besar, harus dimulai dari sekarang,” ungkap beliau di hadapan para peserta.

Kegiatan launching AKSARA berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh K. Moh Khalish Munib dengan harapan kegiatan AKSARA dapat menjadi sarana lahirnya generasi Arrahmah yang kreatif, aktif, dan berprestasi. (MQ)

Editor : Khalilurrahman

iklan

Nu online pragaan— Pelantikan Pengurus Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Arrahmah bukan sekadar agenda seremonial organisasi pelajar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kiai Ahmad Basyir Khabiron, Jumat (8/5/2026), itu menjadi momentum penting untuk membangun kader pelajar yang aktif, bermental kuat, dan siap mengabdi di tengah masyarakat.

Suasana khidmat tampak menyelimuti prosesi pelantikan yang dihadiri para pengasuh, pembina, pengurus PAC IPNU-IPPNU Pragaan, serta kader pelajar Arrahmah.

Dalam sambutannya, K. Moh. Khalis Munib menegaskan bahwa pelajar tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran formal di dalam kelas. Menurutnya, organisasi merupakan ruang penting untuk membentuk keberanian, karakter, serta kemampuan menghadapi kehidupan sosial.
“Banyak pelajaran hidup justru lahir dari organisasi. Di sana kita belajar memimpin, berbicara, bertanggung jawab, dan memperjuangkan sesuatu,” ujarnya.

Ia juga mendorong para kader agar tidak takut aktif dan berproses dalam organisasi. Sebab, pengalaman berorganisasi akan menjadi bekal penting dalam membentuk mental perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengalaman pribadi saat aktif di PAC IPNU Guluk-Guluk ketika masih menjadi santri di Pondok Pesantren Annuqayah turut dibagikan sebagai motivasi bagi para kader muda agar terus berkembang dan berani mengambil peran.

Sementara itu, Moh. Qudsi selaku pembina PK IPNU-IPPNU Arrahmah menyampaikan kisah keteladanan almarhum K. Ahmad Basyir Khabiron dalam perjuangan organisasi Nahdlatul Ulama.

Ia mengenang bagaimana sosok pengasuh Arrahmah tersebut rela berjalan kaki sekitar enam kilometer demi menghadiri rapat organisasi di Kantor MWCNU Pragaan sekitar tahun 2005 silam.

“Perjuangan organisasi tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari keikhlasan, pengorbanan, dan istiqamah,” ungkapnya.
Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran penting bagi kader IPNU-IPPNU agar tidak mudah mengeluh dalam berorganisasi dan tetap menjaga semangat pengabdian.

Ketua PAC IPNU Pragaan, Rekan Ach. Abrori, juga mengapresiasi semangat para pengurus baru yang dinilai memiliki kekompakan dan antusiasme tinggi untuk membangun organisasi yang aktif dan progresif.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin K. Abdurrauf Basyir. Penuh harapan, para kader baru diharapkan mampu membawa PK IPNU-IPPNU Arrahmah menjadi organisasi pelajar yang tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (MQ)

Editor : Ach. Fauzi

NU Pragaan — Pimpinan Komisariat (PK) IPPNU Al-Muqri menggelar kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebagai momentum evaluasi sekaligus penegasan bahwa organisasi bukan sekadar tempat mencari nama, melainkan ruang belajar amanah, tanggung jawab, dan keberanian berkembang.

Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus dan anggota tersebut berlangsung khidmat dengan suasana penuh refleksi terhadap perjalanan kepengurusan selama satu periode masa khidmat.

Dalam sambutannya, Pembina PK IPPNU Al-Muqri, Wasilah, menekankan bahwa menjadi pengurus berarti siap memikul tanggung jawab yang lebih besar, bukan hanya hadir membawa status organisasi semata.

“Organisasi bukan tempat numpang nama. Di sinilah mental, tanggung jawab, dan kualitas diri seseorang diuji,” tegasnya.

Ia juga mendorong kader pelajar agar tidak takut berkembang dan berani menunjukkan kemampuan diri di tengah tantangan zaman yang semakin kompetitif. Menurutnya, masa pelajar merupakan fase penting untuk membentuk karakter kepemimpinan, keberanian berpikir, dan kedewasaan sikap.

“Kalau pelajar hanya diam dan takut mencoba, maka ia akan tertinggal. Organisasi harus menjadi tempat melatih keberanian, bukan justru tempat merasa nyaman tanpa proses,” lanjutnya.

LPJ tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan kepengurusan, tetapi juga ruang evaluasi terhadap loyalitas, kedisiplinan, dan keseriusan kader dalam menjalankan roda organisasi.

Sebagai penutup kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah pengurus yang dinilai aktif dan berdedikasi selama masa khidmat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata terhadap organisasi.

Melalui kegiatan ini, PK IPPNU Al-Muqri berharap mampu melahirkan kader pelajar yang tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga memiliki mental tangguh, bertanggung jawab, dan siap menjadi generasi yang terus bertumbuh serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (MQ)

Editor : Khalilurrahman