PRAGAAN – Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan kembali menggelar rapat rutin koordinasi pada Kamis, 07 Mei 2026. Bertempat di Aula MWCNU Pragaan, pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Tim Media NU Pragaan untuk menyelaraskan langkah dalam syiar dakwah digital.

Bukan Sekadar Kopi, Tapi Inspirasi

Ada yang menarik dalam agenda rutin kali ini. Pengurus LTNNU Pragaan mengemas pertemuan dengan konsep santai namun filosofis bertajuk "NGOPI BARENG".

Bagi mereka, Nopi (Ngopi) bukan sekadar aktivitas meminum kopi, melainkan sebuah akronim dan simbol pergerakan:

  • Berbagi Gagasan: Menjadi ruang dialektika ide untuk kemajuan media organisasi.
  • Merajut Kebersamaan: Mempererat tali silaturahmi antar-personel media.
  • Menguatkan Perjuangan: Konsolidasi peran media dalam menjaga marwah NU di tengah tantangan zaman.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan penyebaran informasi terkait kegiatan ke-NU-an di wilayah Pragaan dilakukan secara lebih terarah, edukatif, dan profesional.

Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut meliputi:

  1. Penguatan Media Informasi: Optimalisasi kanal media sosial dan situs resmi sebagai pusat rujukan informasi warga Nahdliyin.
  2. Sinergi Konten: Menyelaraskan narasi dakwah agar tetap sejuk namun tetap responsif terhadap isu-isu terkini.
  3. Komitmen Marwah Organisasi: Memastikan setiap konten yang diproduksi bermanfaat dan menjaga citra positif organisasi di mata publik.

"Momentum ini adalah ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk menjawab tantangan zaman. Melalui media yang informatif, kita berupaya menjaga marwah organisasi agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat luas," ungkap salah satu pengurus LTNNU di sela-sela acara.

Di era disrupsi informasi, LTNNU Pragaan menyadari bahwa peran tim media adalah ujung tombak organisasi dalam membentengi umat dari informasi hoaks. Dengan semangat kebersamaan yang dipupuk melalui "NGOPI BARENG", diharapkan Tim Media NU Pragaan semakin solid dalam mengawal langkah perjuangan para ulama melalui literasi digital yang mumpuni.


Editor: Ach.Fauzan

Lazisnu

PRAGAAN – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Pragaan bergerak cepat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Sebanyak 178 rumah warga di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, menerima penyaluran bantuan dana sebesar Rp25.458.000.

Dana bantuan yang disalurkan tersebut merupakan hasil aksi solidaritas penggalangan dana (open donasi) yang digalang bersama oleh Badan Otonom (Banom) di lingkungan MWCNU Pragaan, BMT NU Pragaan, serta internal LAZISNU Pragaan sendiri.

Rincian Perolehan Donasi

Aksi kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan donasi dengan rincian sebagai berikut:

Lembaga / Badan OtonomJumlah Donasi
LAZISNU PragaanRp10.810.000
IPNURp3.539.000
PergunuRp3.050.500
MuslimatRp2.417.000
BMT NURp2.000.000
FatayatRp1.410.000
PMIIRp1.231.500
AnsorRp1.000.000
Total KeseluruhanRp25.458.000

Pesan Mendalam dari Ketua MWCNU Pragaan

Acara penyerahan bantuan berlangsung khidmat yang dihadiri oleh pengurus MWCNU, perwakilan Banom, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua MWCNU Pragaan, K. Hambali Makhtum, menyampaikan pesan menyentuh mengenai esensi kepedulian dan kebersamaan di tengah ujian.

"Kita tidak perlu selalu menjadi spektakuler, tak perlu selalu tampak sempurna. Hidup bukan soal siapa yang paling cepat sampai, tapi siapa yang bisa menikmati perjalanan dan mengambil hikmah darinya," tutur K. Hambali Makhtum hangat.

Pihak LAZISNU Pragaan berharap bantuan yang dikumpulkan dari gotong royong warga NU ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi para korban yang rumahnya rusak.

Semoga kepedulian yang mengalir ini menjadi berkah bagi para donatur, serta menjadi pemantik semangat bagi warga Desa Karduluk untuk kembali bangkit pascabencana.

Editor : Shofi