Media Dakwah

BUMIAswaja

Media Dakwah MWCNU Pragaan

BUKA PEKAN HARLAH, NU PRAGAAN GANDENG PC LTM BIMBING PRAKTEK SHALAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF

Ahad, 8 April 2018 19:48 WIB
652x Galeri Warta Warta-utama Daerah

Tim bimbingan shalat PC LTM NU Sumenep dihadirkan Panitia Pekan Harlah dalam pembukaan Pekan Rajabiyah dan Harlah NU Pragaan Ahad (08/04/2018) di aula lantai 1 kantor MWC NU Pragaan.

Harlah rutin tahunan MWC NU Pragaan ini diikuti oleh Pengurus MWC, ranting, lembaga, banom, pengasuh masjid mushalla dan guru ngaji se kecamatan Pragaan yang jumlahnya sekitar 80 orang. 

Acara dimulai dengan istighasah yang pahalanya dihadiahkan kepada muassis Nahdlatul Ulama. Tahlil dipimpin oleh Drs. KH Ahmad Junaidi Muarif Ketua MWC NU Pragaan. Sementara pengarahan disampaikan oleh Rais Syuriyah KH. Zarkasyi Rokhim. 

Dalam arahannya K Zarkasyi meminta warha untuk banyak menanam agar langkah kita menjadi sejarah buat anak cucu kita nanti, sebagaimana lanfkah besar muassis NU menjadi sejarah buat kita.

" Sesepuh kita sungguh telah menanam tanpa memikirkan hasil. Buah dari pohon sejarah itu kita nikmati rasanya hari ini. Famata naghritsu kapan kita mau menanam dan mewariskan buah ?," tantang beliau menggugah kesadaran peserta.

Beliau juga menyitir pendapat Gusdur " Kalian jangan terkagum kagum oleh saya yang seperti ini, tapi kagumlah dengan rentetan kesejarahan panjang mengapa saya seperti ini", sambung beliau serius. Menurut beliau, yang diajarkan Gusdur kesungguhan proses dalam mencermati setiap peristiwa sejarah.

Selain itu beliau juga meminta warga untuk mengais nilai Rajabiyah atas perintah shalat tidah hanya shalat secara kuantitatif tapi juga kualitatif.

"Shalat yang tidak hanya kitaban mauquta sekedar menjaga waktu shalat, tapi shalat yang membawa pada perubahan kepribadian tanha anil fahsya'i wal mungkar, dan juga shalat lidzikri untuk menghadirkan Allah selalu dalam denyut nafas kehidupan kita," pungkasnya penuh wibawa.

Pembinaan shalat selanjutnya dibawah bimbingan teori dan praktik dari LTM NU Cabang Sumenep.

" Kami datang dengan tim tidak untuk menyalahkan praktek shalat yang dilakukan warga, tapi memberitahu shalat yang sanad keilmuan dan prakteknya diterima dari ulama NU dan nyambung terus pada baginda Nabi Muhammad SAW", ujar Ust Wardi Ketua LTM NU Sumenep.

Sampai jam 12 siang praktek shalat dengan cermat dan teliti dicontohkan tim PCNU, mulai dari bacaan tajwid sampai contoh praktek ibadahnya, peserta mengikuti seluruh penyajian praktek tersebut dengan senang dan gembira. (Zbr).

Memuat Data...

Siapkan Identitas
Khusus Warga Kecamatan Pragaan