Media Dakwah

BUMIAswaja

Media Dakwah MWCNU Pragaan

Kekerasan dalam Dunia Pendidikan Masih Terjadi di Bandung

Selasa, 23 Agustus 2016 23:33 WIB
573x Nasional

Bandung, NU Online
Duka menyelimuti dunia pendidikan di Kota Bandung. Seorang guru SMP YAS Bandung (22/8) tewas dikeroyok oleh orang tak dikenal tepatnya di jalan Cicaheum Kota Bandung. Guru Besar UPI Bandung Prof Dr Sunaryo Kartadinata menyampaikan rasa duka dan prihatin atas kekerasan yang terjadi berulang dalam dunia pendidikan.

“Akankah dunia pendidikan menjadi korban lagi? Kekerasan dalam dunia pendidikan tak kunjung henti. Kembali seorang guru meninggal akibat dikeroyok preman. Masyarakat sudah sakit dan dunia pendidikan sering jadi korban. Mengapa ini terjadi? Akankah publik menyalahkan dunia pendidikan yang dianggap tidak mampu mendidik bangsa sehingga menjadi preman? Sungguh nasib pendidikan di negeri ini sangat memprihatinkan. Mari bangkit bersama untuk berpikir secara kritis tentang pendidikan dan pebangunan bangsa.” tutur Prof Sunaryo yang juga merupakan Dewan Pakar Pergunu Jawa Barat.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PP PERGUNU Dr Rudolf Chrysoekamto mengatakan, apapun yang terjadi dalam dunia pendidikan, para pendidik harus benar-benar bijak menempa sekaligus menempatkan diri di tengah-tengah masyarakat yang sakit sekalipun. Lengah sedikit maka pendidikanlah yang selalu dijadikan sasaran tembak kemunduran masyarakat.

Ia mengajak segenap perangkat pendidikan mulai membenahi kualitas pendidik. “Agaknya semboyan Ketum PP Pergunu Kiai Asep harus kita pegang dan jadikan sebagai motivasi bagi kita, ‘Jadilah guru yang baik atau tidak sama sekali’.”

Sekretaris Pergunu Jawa Barat H Saepuloh berharap kekerasan dalam dunia pendidikan ini harus masuk menjadi agenda penting dalam Kongres Ke-2 Pergunu yang akan berlangsung pada 26-29 Oktober 2016 di Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

“Kongres ke-2 Pergunu diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi untuk memperbaiki kondisi pendidikan bangsa ini. Politisasi pendidikan harus dihentikan. Pendidikan harus dikelola dengan baik dan benar, bukan hanya semata-mata pembagian kekuasaan,” tutur H Saepuloh. (Red Alhafiz K)

Sumber

Memuat Data...

Siapkan Identitas
Khusus Warga Kecamatan Pragaan